Hari ini adalah hari yang sangat indah. Kenapa hari yang indah?
Awal yang indah dimulai dengan bangun pagi yang telat. Kemudian harus buru-buru ke kampus untuk mengumpulkan tugas, sampai hampir tidak mandi pagi
Kemudian keindahan itu ditambah dengan angkot yang maju mundur tidak karuan, yang selalu berhenti dengan sabarnya di setiap simpang yang dilaluinya.
Ternyata warung makan langganan juga ikut menambah indahnya hari ini. Setelah mengambil nasi dan lauk secukupnya, diriku tersentak melihat ulat-ulat berbaris rapi di atas piring tempat makan, dan lebih indah lagi, ternyata lauknya masih belum matang.
Keindahan itu belum usai, masih ada keindahan lainnya yang sepertinya telah menunggu dengan manis untuk dilalui. Mengarang bebas terjadi pada suatu ruangan, bersembunyi di kamar berjam-jam demi mengobrak-abrik si STL, sampai kepada mengirim email yang membutuhkan waktu yang sangat lama baru sampai ke email tujuan. Dan keindahan-keindahan lainnya.
Wah.. Hari yang indah, harus dilalui dengan hati yang ikhlas.




7 responses so far ↓
chrysanti // May 23, 2009 at 8:09 am |
Haiyoohh.. ulet2 maksudnya belatung ya? kok serem amat..
chrysanti // May 25, 2009 at 4:52 pm |
tetep ikhlas ya..
Eka Situmorang-Sir // May 29, 2009 at 2:42 pm |
HUahahha..
ulat sayur menambah selera makan ???
tapi indah nian cara nya mensyukuri hidup…
bersyukur atas segala hal…
cantik !
joicehelena // May 29, 2009 at 4:11 pm |
ulat?? berbaris rapi??
bukannya udah biasa yah toq makan kek gituan???
hahaha…
roded // May 29, 2009 at 5:32 pm |
bah, mambaca ulat2 i gabe taringot ahu pengalamanmu di “apalah namboru buat?”.
-moRis- // June 2, 2009 at 12:23 am |
aih mak jang…!
serasa di ospek donk ada ulat”nya,
serem euy…!!
rebecka // June 2, 2009 at 8:24 pm |
jangan cemen ahh..
dan mereka….